Seringkali, seorang perempuan yang sedang hamil tidak mengetahui secara pasti berapa usia kehamilannya dan kapan Ia akan melahirkan. Oleh karena itu, pasangan suami istri seringkali mengunjungi dokter kandungan untuk memastikan kedua hal tersebut. Sayangnya, dengan mengunjungi dokter kandungan terlalu sering kurang baik untuk kesehatan ibu maupun kandungan. Sebenarnya, ada satu metode yang terbilang efektif untuk menghitung keduanya tanpa memerlukan bantuan dokter kandungan terlalu banyak, yakni kalkulator kehamilan. Metode kalkulator kehamilan ini telah diuji coba dan terbukti tepat dalam menghitung keduanya. Berikut ini penjelasan mengenai kalkulator kehamilan dan cara perhitungannya.
Dalam menentukan usia kehamilan terkini, Anda dapat menggunakan
metode kalkulator
kehamilan yang juga digunakan oleh dokter. Seorang dokter kandungan
ataupun bidan menghitung usia kehamilan dengan menggunakan kalkulator kehamilan
untuk perhitungan Hari Pertama masa Menstruasi Terakhir (HPMT). Setelah
menemukan hasil perhitungan HPMT, Anda akan dapat menentukan usia kehamilan
Anda. Dengan mengetahui usia kehamilan, Anda kemudian dapat menghitung Hari
Perkiraan Lahir (HPL) yang juga menggunakan kalkulator kehamilan. Rata-rata usia kehamilan
maksimal adalah 40 minggu atau sekitar 280 hari sejak HPMT normal.
Untuk menghitung HPL dengan menggunakan kalkulator kehamilan manual, tambahkanlah
tanggal HPMT Anda dengan perhitungan angka 9 bulan 7 hari. Dengan begitu, Anda
akan mendapatkan perkiraan waktu kehamilan Anda, sehingga dapat
mempersiapkannya sejak awal. Untuk lebih jelas dalam menghitung dengan
menggunakan kalkulator
kehamilan secara manual, berikut ini contoh perhitungannya. Misalkan
tanggal HPMT Anda 15 Februari. Untuk menghitung HPL, tambahkan terlebih dahulu
HPMT dengan 7 hari. Anda akan mendapatkan tanggal 22. Kemudian, tambahkan lagi
dengan 9 bulan, sehingga didapatkan hasil HPL akhir bayi Anda yaitu pada
tanggal 22 November. Perhitungan usia kehamilan dan kelahiran dengan kalkulator kehamilan
mudah bukan?
Dengan mengetahui perkiraan kelahiran bayi menggunakan kalkulator kehamilan, tentunya
Anda dan suami menjadi lebih mudah dalam mempersiapkan segala sesuatunya, seperti
membeli perlengkapan bayi, mempersiapkan kendaraan menuju tempat persalinan, dan
persiapan lainnya. Bayi Anda akan lahir dalam rentang waktu antara 10 hari
sebelum hingga 10 hari sesudah HPL yang didapat berdasarkan kalkulator kehamilan. Jelasnya,
jika kehamilan Anda telah berusia 37 minggu, artinya bayi Anda sudah siap untuk
terlahir ke dunia. Dengan begitu, Anda dapat mengandalkan kalkulator kehamilan
dalam melakukan perhitungan secara manual.
Berdasarkan hal tersebut, dapat diketahui bahwa kalkulator kehamilan
memiliki banyak kelebihan, diantaranya yaitu mampu secara akurat melakukan
perhitungan terhadap usia kehamilan dari semenjak terjadinya pembuahan. Kalkulator kehamilan
lebih efektif digunakan dibanding bila menggunakan rumus medis yang Anda
ketahui. Kelebihan yang kedua dari kalkulator kehamilan yaitu dapat menghitung secara
praktis HPMT tanpa berdasar rumus medis.
Deskripsi: Kalkulator
kehamilan digunakan untuk menentukan HPMT. Berdasarkan HPMT, dengan
menambahkan perhitungan 9 bulan 7 hari, didapatkan hari perkiraan kelahiran
bayi.
0 comments:
Post a Comment